Siapa yang tidak mengerti Gunung Bromo? Memang bukit yang tunggal ini punya keindahan panorama alam yang sangat mempesona. Gunung yang terletak yang empat kabupaten yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang ini sudah sangat kesohor baik oleh wisatawan pribumi maupun mancanegara.

Sebagian orang beranggapan kalau untuk pesiar di Bukit Bromo member harus mengeluarkan dana yang cukup raksasa. Anggapan ini bagi saya tidak sepenuhnya benar, olehkarena itu bila kita mengerti yang sesungguhnya, wisata Gunung Bromo ternyata sangatlah murah serta tidak semahal yang orang bayangkan.

Sesudah itu tips-tips rekreasi murah di Gunung Bromo:

1. Pilih penginapan yang berjenis homestay. Penginapan rupa ini penuh kita jumpai di deket pintu merasuk tempat wisata Bromo (sekitar 50 - 100 meter). Harga homestay lebih sederhana dari pesanggrahan yaitu berputar 200 - 300 ribu permalam menggunakan fasilitas 2 kamar tidur disematkan extra bed 2 impak yang berkecukupan di ruang tamu serta ruang tv. Homestay itu sangat cocok bagi anda yang mau berlibur beramai-ramai.



2. Hindari memilih wisma yang letaknya jauh atas pintu masuk. Selain soalnya harus mengeluarkan ongkos sedang untuk menunjukkan ke tempat wisata, kita harus mengikuti waktu saat matahari terbuka, dan hal itu sangat merunyamkan.

3. Pakar - ahli menawar jasa yang terdapat di Bromo seperti ojek motor, Jeep, naik jaran, dan lain-lain. Saran hamba gunakan usaha ojek perencana untuk menuju pura yang berada di lautan pasir. Biasanya tarikan ojek daripada pintu merasuk ke dompet sebesar Rp 10 ribu per orang-orang. Kalau bertambah kuda kian mahal juga. Bisa pun ramai-ramai mencarter jasa mobil jenis hardtop atau jeep dengan ongkos tak semakin dari Rp 100 ribu.

4. Kalau tak membawa perlengkapan, belilah perlengkapan sebagaimana sarung tangan, kaos penumpu, shal, tudung paket wisata bromo kepala/kupluk dalam counter yang letaknya berada di lebih kurang terminal, gak jauh daripada pintu masuk karena harganya lebih murah daripada yang dijajahkan per pedagang asongan.